sebulan sematahari
Hitam pekat temaninya
Biru putih jadi sobatnya
Bintang dan awan berpadu terpisah
Sebulan, Sematahari.
Kau lihat cahaya, aku aku temui terangnya
Satu rembulan, namun bukan kawanmu
Satu surya, namun tak kukenali
Sebayangan dari sinar yang tak sama
Sehari pada detik yang berlainan
Kau berdiri dan aku tergeletak,
Aku berlari dan kau hanya tidur
Sebulan, Sematahari
Itulah mereka, bayangan kita
No comments:
Post a Comment