6/10/15

MELAWAN TAKDIR


MELAWAN TAKDIR

 

Rembulan ditelan awan


Menghilang terbelenggu kepenatan


Dalam keputu asaan


Kehilangan harapan


Rembulan syahdu dalam doa


Menghirup aroma ketidak pastian


Dan bara kemenyan


Yang tertatih melawan takdir

maaf ibu


MAAF IBU


 


Ku tak mengerti bulan


Kenapa kau terlihat suram


Di mata hatiku


Seakan kau hakimi aku


Atas salahku pada ibu

cinta



CINTA

Kenangan adakah indah

Jikalau tak ada cinta didalamnya

Cinta terhadap kekasih

Yang menjawab cintaku



Aku gelisah karena cinta

Berusaha melupakan cinta

Namun nafasku semakin sesak

Terikat rindu



Aku tenggelam dalam cinta

Cinta yang mistis

Membuat hati berdegup kencang

Namun sulit untuk ditafsirkan



Merindu tapi malu

Bahagia sekaligus sedih

Cinta seribu rasa

Membuat hidupku berwarna