senyuman daun muda
matahari menyiramkan sinar
pada senyuman daun muda
yang merangkul pohon tua
embun menyegarkannya
daun muda tersenyum lagi
menghirup sisa wangi angin malam
lagi-lagi daun muda tersenyum
meski dia tak lagi muda
tak mampu lagi melambai pada pagi
walau angin tak lagi bersahabat
embun membuatnya lumpuh
pohon tua menangis sendu
sinar mentari membakar lengan-lengan daun
membuatnya jatuh rebah pada tanah
yang suram, kotor lagi asing
namun tanah merangkulnya
karena lagi-lagi daun tersenyum
pada sahabat tanah
lagi-lagi tersenyum
tersenyum lagi
lagi

No comments:
Post a Comment